Labbaik Allohumma Labbaik

Labbaik Allohumma Labbaik
Ziarah ke Baitullah

Rabu, 13 Juni 2018

Makna Halal Bihalal Dan Silaturrahmi Di Hari Yang Fitri


Bulan suci Ramadhan tinggal beberapa hari lagi, dan sebentar lagi ia akan berakhir dan segera meninggalkan kita. pastinya orang-orang yang beriman akan merasakan kesedihan yang mendalam karena Ramadhan akan segera berlalu. Dikarenakan pada Bulan Ramadhan tersebut terdapat  bulan yang penuh berkah, rahmat, ampunan dan ittikum minan nar (yaitu terbebasnya dari api neraka). Subhanallah, maka Allah SWT memeberikan suatu kemenangan kepada hamba-hambanya yang beriman pada suatu hari setelah berakhirnya bulan Ramadhan yaitu hari raya fitrah. Hari raya Fitrah artinya hari kesucian dan kemenangan bagi umat muslim, dimana ummat-ummat islam pada waktu itu diberikan ampunan oleh Allah SWT, bersih dan suci ibarat bayi yang baru lahiir. Subhanallah!

Sekarang tibalah saatnya hari kemengan ummat muslim yaitu hari raya idul fitri. Mari kita sambut hari raya fitrah ini dengan suka cita dan bahagia. Dengan mengharap ampunan dan kemenangan dari  Allah SWT, agar kita kembali kepada fitrah (suci dari dosa).

Ikhwanul muslimin yang dirahmati Allah, mari kita gunakan idul fitri ini sebagai momentum untuk saling bermaaf-maafan.  karena pada hari tersebut Allah SWT telah membuka pintu maaf kepada hamba-hambanya yang ingin meminta maaf. Yaitu bermaaf-maafan antara anak dengan orang tua, antara istri dengan suami dan bermaaf-maafan dengan sesama keluarga, tetangga, guru, dan sahabat karib, dengan menyambungkan kembali ikatan silaturrahmi.

Bersilaturrahmi merupakan suatu perbuatan yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT. Maka sudah sepantasnya bagi seorang anak dihari yang fitrah ini untuk menyambungkan kembali ikatan silaturrahmi dengan orang tuanya. jika orang tua anda jauh (berada dikampung halamanya), maka pulanglah, kunjungilah orang tua mu karena dia selalu menanti kehadiranmu. Dia tidak mengharapkan berapa banyak uang yang kamu bawa pulang. Tetapi dia hanya mengharapkan belaian tangan mu dan perhatian mu kepada nya. 
Sungguh betapa sedihnya hati orang tua kita, jika kita tidak pulang untuk mengunjungi mereka. Maka jika kita mampu untuk pulang, pulanglah! Namun  jika kita tidak mampu maka berusahalah, karena Allah akan selalu menolong hamba-hambanya yang ingin berbuat baik kepada-Nya.

Wahai ikhwanul muslimin, sambungkanlah hubungan silaturrahmimu  dengan orang tua mu, keluarga mu, tetangga mu, sahabat mu dan guru-guru mu. Karena Rasulullah SAW telah menegaskan perintah silaturrahmi. Sebagimana yang telah disebutkan dalam khutbah beliau saat menyambut bulan suci Ramadhan:

“Barang siapa menyambungkan silaturahmi pada bulan ini (Ramadhan), Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa yang memutuskan kekeluargaan pada bulan ini, maka Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya”.

Dari khutbah Rasulullah SAW tersebut mengandung sebuah pesan, yaitu betapa pentingnya hubungan silaturahmi. Jadi apabila kita menyambungkan tali silaturahmi itu berarti kita menyambungkan diri kita dengan rahmat Allah SWT. Demikian pula, apabila kita memutuskan tali silaturahmi, itu berarti kita telah memutuskan diri kita dengan rahmat Allah. Nauzubillah! Karena Silaturahmi tidak hanya mendekatkan hati kita dengan tetangga ataupun saudara. Namun , silaturrahmi juga akan semakin  mendekatkan kita dengan Allah SWT, dan akan mendekatkan kita dengan rizki.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Barang Siapa yang ingin dilapangkan rizqinya, dan ditunda umurnya (ajalnya) hendaknya menghubungkan famili (silaturrahmi).”  (HR. Bukhari dan Muslim).

Oleh karena itu, mari kita jadikan hari raya idul fitri ini sebagai momentum untuk kembali ke fitrah, memperoleh kemenangan dan ampunan dari Allah SWT dengan saling bermaaf-maafan. “MINAL AIDIN WALFAIDIN” Mohon maaf lahir dan bathin...

Keutamaan Berpuasa Dibulan Ramadhan


Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana ummat islam diwajibkan untuk berpuasa. Puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa mulai terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan berkah, ampunan dan pada bulan tersebut ummat islam terlepas dari api neraka. Sehingga Allah Subhaanahu Wa Ta'ala mengistimewakan bulan Ramadhan ini dengan beberapa keutamaan-nya bagi orang-orang yang berpuasa.


Beberapa Keutamaan Berpuasa Dibulan Ramadhan

Banyak sekali keutamaan-keutamaan berpuasa dibulan Ramadhan yang tidak ada pada bulan-bulan lain. sebagaimana yang telah disebutkan didalam Hadis Rasulullah SAW, diantaranya yaitu:

1) Puasa merupakan perisai dari api neraka
Sebagaimana hadis Rasulullah SAW:

Artinya: “Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad dan Baihaqi).

2) Akan mendapatkan pahala yang tak terhingga

Karena bulan puasa merupakan bulan yang penuh dengan berkah, maka segala kebajikan-kebajikan manusia yang dilakukan di bulan Ramadhan akan memperoleh pahala berlipat ganda, ibadahnya, sedekahnya, membaca Al-Qur’an bahkan tidur orang berpuasa pun merupakan ibadah.


3) Akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT

Bagi orang yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan maka akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Karena bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan ampunan.
Artinya: “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ridha dari Allah SWT maka dosanya di masa lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

4) Akan disediakan Surga bagi orang-orang yang berpuasa
Sebagaimana hadis Rasulullah SAW:

Artinya: “Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang bernama Ar-Rayyaan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut, dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka (orang yang berpuasa). Jika mereka sudah masuk, maka pintu itu akan ditutup sehingga tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim).

5) Akan memperoleh syafaat di hari kiamat
Sebagaimana Hadis Rasulullah SAW:

Artinya: “Puasa dan Al-Qur’an itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat. Puasa akan berkata: Wahai Tuhanku, saya telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat, karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafaat kepadanya. Dan Al-Qur’an pula berkata:  Saya telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafaat kepadanya. Beliau bersabda: “Maka syafaat keduanya diperkenankan.” (HR. Ahmad, Hakim dan At- Thabrani).

6) Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dari minyak kasturi di sisi Allah SWT
Sebagaimana hadis Rasulullah SAW:

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat daripada bau misk atau kasturi. Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, ketika berbuka mereka bergembira dengan bukanya, dan ketika bertemu Allah SWT mereka bergembira karena puasanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

7) Terbebas dari api neraka

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu  ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Jika bulan Ramadhan telah masuk, maka pintu-pintu langit akan dibuka dan pintu-pintu Jahannam akan ditutup dan syaitan-syaitan pun dibelenggu.”

Selasa, 05 Juni 2018

Saat Bersama Kalian Anak-anakku Yang Membanggakan 12 AP-2

Masya Alloh, memang tidaklah lama waktu bersama kalian, "hanya sesaat saja".

Namun, semoga menjadi sebuah masa yang mampu untuk menjalin kuat tali silaturrahiim yang memberikan manfaat dan melimpahkan barokah dari Alloh Subhaanahu Wa Ta'ala.

Sekedar untuk menguatkan ingatan kita disaat-saat yang membanggakan pada Wisuda Purna Wiyata kalian,









































Semoga Alloh Subhaanahu Wa Ta'ala senantiasa ridlo kepada kita semuanya dan memberikan kemudahan serta kelancaran tercapainya cita - cita kalian, dan melimpahkan berkah-NYA.