Labbaik Allohumma Labbaik

Labbaik Allohumma Labbaik
Ziarah ke Baitullah

Rabu, 29 Juli 2020

Materi#1: Konsep Dasar Simulasi dan Komunikasi Digital


KONSEP DASAR

A.   Konsep mata pelajaran simulasi dan komunikasi digital
Pada dasarnya, Sekolah Menengah Kejuruan bertujuan membekali siswanya dengan keterampilan kejuruan untuk mengatasi masalah. Dengan demikian, sejak awal siswa SMK harus mendudukkan dirinya sebagai bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah.
Dalam hampir seluruh bagian hidupnya, manusia tidak pernah mampu melepaskan diri dari kegiatan berinteraksi dengan manusia lainnya. Hal itu terjadi karena manusia adalah makhluk sosial yang harus tetap berhubungan dengan manusia lain, dan setiap manusia memiliki keterbatasan. Setiap manusia tidak dapat diukur sama pengetahuan dan keterampilannya. Dalam tata kehidupan manusia, masing-masing selalu berusaha mengisi kerja sama dengan orang lain menggunakan pengetahuan dan keterampilannya. Manusia yang berguna adalah mereka yang mampu memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya untuk menyelesaikan masalahnya sendiri atau untuk membantu menyelesaikan masalah orang lain.
Keterbatasan pada diri manusia, merupakan akar masalah. Manusia selalu memiliki masalah dalam setiap bagian hidupnya, karena keterbatasan. Kelebihan seseorang yang dapat menyelesaikan kekurangan orang lain. Dalam perkembangannya, kelebihan seseorang inilah yang sering menjadi kekhasan pengetahuan dan keterampilan seseorang. Tujuan akhir dari upaya mencari pengetahuan dan melatih keterampilan serta menyelesaikan masalah, adalah mencapai kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan orang lain.
Menemukan masalah adalah kegiatan awal sebelum menyelesaikannya. Kemampuan ini merupakan kerja nalar berdasarkan kondisi dan fakta yang terlihat dan yang mungkin tidak terlihat.
Seseorang berpikir untuk mendapatkan solusi yang menjadi arah utama untuk menyelesaikan masalah.
Manusia selalu ingin tahu untuk mendapatkan solusi. Keingintahuan inilah yang pada dasarnya mendorong seseorang berpikir. Kegiatan berpikir tidak akan berhenti sebelum menemukan solusi.
Ketika pengetahuan dan keterampilannya tidak mampu menemukan solusi, dia bertanya kepada orang lain, atau meneliti masalah tersebut, sampai didapatkannya solusi yang tepat.
Dalam proses berpikir menemukan solusi, terdapat saat penting, ketika menemukan sesuatu dalam pikiran kita. Seolah-olah otak kita diterangi cahaya, mungkin hanya sepersekian detik. Tiba-tiba muncul sebuah ide cemerlang, menemukan solusi. Saat itulah yang oleh para ahli dikatakan Upaya Mengomunikasikan Gagasan atau Konsep
Ketika seseorang berpikir, dia tidak kehilangan apapun dari dalam dirinya. Bahkan seseorang harus meneroka - melakukan eksplorasi, -melakukan penjelajahan-, berdasarkan pengetahuan yang telah dia miliki, untuk mencari solusi. Proses berpikir dan meneliti serta menemukan solusi merupakan proses menemukan pengetahuan.
Keingintahuan seseorang sudah muncul sejak kecil. Rasa ingin tahu ini semakin besar. Bahkan, karena terbatasnya kesempatan bertanya, ada hal-hal yang masih belum diketahuinya terbawa sampai dewasa. Bagaimana cara seorang anak memuaskan rasa ingin tahunya dengan selalu bertanya, sering kita lihat dalam kehidupan.
Berjuta pertanyaan dalam diri seseorang mulai terjawab ketika dia belajar di sekolah, membaca buku, bertanya pada orang lain dan kesempatan lainnya. Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan awal dari upaya memuaskan keingintahuan yang lebih luas.

B.   Mengatasi masalah
Tidak satupun manusia yang tidak memiliki masalah dalam hidupnya. Bahkan masalah ada di setiap saat. Masalah tidak boleh dihindari, masalah harus dicarikan solusinya. Menunda pencarian solusi atas suatu masalah, akan menghadirkan masalah lain, yang kadang-kadang menjadi semakin besar dan pelik.
Masalah muncul dalam berbagai bidang kehidupan. Masalah dikenali sebagai kondisi yang muncul ketika terdapat kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Kenyataan adalah kondisi yang ada, sedangkan harapan adalah kondisi yang, seharusnya dan sebaiknya, sesuai dengan kebutuhan kita.
Ketika kita menghadapi kondisi tersebut, kita harus menghadapinya dan mencari solusi sebagai jalan keluar yang dapat mengatasi masalah. Mengatasi masalah dapat dilakukan jika kita mampu mengenali masalah. Mengenali masalah masih merupakan masalah tersendiri, bagi banyak orang.
Banyak orang yang belum terasah kemampuannya mengenali masalah.
Manusia selalu berpikir memecahkan masalah. Ketika berpikir, dalam kedudukannya sebagai makhluk rasional, manusia mampu menggunakan pengetahuan yang ada untuk menemukan ide.
Ide muncul sesaat ketika proses berpikir dilakukan. Pada ide yang hanya muncul sesaat ini harus dilakukan penalaran. Jadi manusia harus menalar ide. Banyak atau sedikitnya pengetahuan atau pengalaman yang dimiliki, sangat mempengaruhi banyak sedikitnya ide yang muncul saat berpikir.
Pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki juga mempengaruhi proses penalaran terhadap ide seseorang.
Banyak masalah yang solusinya hanya memerlukan satu langkah tanpa mempertimbangkan banyak hal lain. Namun lebih banyak lagi masalah yang solusinya harus mempertimbangkan banyak hal.
Bila masalah hanya memerlukan satu langkah sebagai solusi tanpa mempertimbangkan banyak hal, segera lakukan. Bila masalah memerlukan solusi yang harus mempertimbangkan banyak hal, sebaiknya seseorang selalu meneroka (melakukan eksplorasi) mencari beberapa jenis ide yang mungkin dapat dilakukan.
Dari beberapa ide yang ditemukan, pertimbangkanlah satu demi satu, berdasarkan manfaat dan akibat buruk yang ditimbulkannya. Proses mempertimbangkan setiap ide yang akan dijadikan solusi yang terbaik dan paling tepat memerlukan pengetahuan dan pengalaman, baik pengalaman sendiri atau pengalaman orang lain. Proses mempertimbangkan ide menjadi solusi terpilih, bila diasah dan dilakukan berulang-ulang, akan membentuk sikap yang bijaksana yaitu mempertimbangkan manfaat dan akibat buruk sebelum mengambil keputusan.
Jadi solusi yang baik adalah ide kreatif yang:
1.    mengatasi masalah secara permanen;
2.    dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan kita;
3.    bermanfaat bagi (semakin) banyak orang;
4.    tidak bertentangan dengan hukum, kesantunan, norma yang berlaku;
5.    mampu menginspirasi orang lain.
Mungkin saja masih ada solusi yang tidak sesuai dengan butir nomor 2 sampai dengan nomor 5 di atas. Seseorang dapat meneroka ide lain, setidaknya mempertimbangkan setiap solusi yang akibat buruknya menimpa sedikit pihak yang dirugikan, serta seseorang harus bertanggungjawab atas akibat buruk yang ditimbulkan.
Setiap ide yang sudah dinalar menjadi solusi, akan menjadi gagasan seseorang untuk dilakukan, bahkan dapat dikomunikasikan kepada orang lain.

C.   Mengomunikasikan gagasan
Gagasan yang ditemukan oleh seseorang, dapat dikomunikasikan kepada orang lain dengan berbagai tujuan. Kemampuan mengomunikasikan gagasan kepada orang lain harus dilatih.
Gagasan apapun dapat dikomunikasikan dalam Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital.
Mata pelajaran yang diajarkan pada Kelas X harus diberlakukan sebagai ajang belajar
mengidentifikasi masalah dan menalar gagasan yang akan dijadikan solusi serta mengomunikasikannya. Apapun gagasannya.
Memperkenalkan resep makanan yang sudah dibuat, misalnya, dapat menjadi ide kreatif yang dikomunikasikan melalui berbagai media.
Demikian juga memperkenalkan:
1.    resep makanan baru sebagai modifikasi resep sebelumnya, atau kemampuan mengenali dan merumuskan masalah sudah menjadi modal awal menemukan ide dan solusi.
2.    cara memasak agar lebih enak dan menarik, atau
3.    penataan/penyajian makanan, atau
4.    cara yang benar menggunakan alat memasak, atau
5.    memperkenalkan resep makanan sebagai ciptaan baru; semuanya dapat menjadi ide kreatif.
Demikian banyak dan luasnya bidang kehidupan yang dapat dijadikan ide kreatif. Ide kreatif ditemukan bukan saja ketika seseorang menghadapi masalah, tetapi juga untuk mengantisipasi jika masalah itu muncul dalam kehidupan seseorang.
Apalagi kalau seseorang mau melakukan eksplorasi (penerokaan) tentang perubahan produk lama menjadi produk baru (modifikasi) melalui:
1.    perubahan: warna, bentuk, bahan; atau
2.    penambahan fungsi produk dengan menambahkan bagian tertentu yang diperlukan;
3.    membuat produk (yang benar-benar) baru; semuanya dapat menjadi ide kreatif.
Ide kreatif yang terkait dengan benda kerja (kompor, mixer, blender, mesin bor, dan sejenisnya) dapat ditingkatkan fungsinya dengan melakukan penambahan:
1.    kecepatan kerja, atau
2.    ketepatan kerja, atau
3.    kenyamanan kerja.
Proses kreatif dapat dilakukan melalui 4 tahap: Mengamati – Menirukan – Modifikasi – Membuat baru (Niteni, Nirokke, Nambahi, Nemokke, Ki Hajar Dewantara). Sumber: http://1001indonesia.net/ki-hajar-dewantara/
Hal yang harus dibiasakan sejak awal dalam mata pelajaran ini adalah mengemukakan gagasan yang benar dengan cara yang baik. Ide kreatifnya ada, tetapi akan menjadi sia-sia jika gagasannya salah. Ide kreatifnya ada, benar, tetapi cara mengomunikasikannya tidak baik, hasilnya justru akan memberikan nilai kurang pada diri seseorang.

D.   Kemampuan berkomunikasi dan perangkatnya
Pada dasarnya, kemampuan berkomunikasi merupakan kebutuhan setiap orang. Kemampuan mengomunikasikan menjadi bagian dari kompetensi teknis bekerja. Hakikat berkomunikasi adalah menyampaikan gagasan atau konsep kepada pihak lain. Komunikasi yang baik adalah bila informasi yang disampaikan, diterima sama isi dan maknanya oleh pihak lain.
Terdapat berbagai cara berkomunikasi untuk mencapai komunikasi yang baik. Terdapat sekelompok orang yang mudah menyampaikan atau menerima informasi melalui percakapan verbal. Terdapat pula sekelompok orang yang lebih mudah menyampaikan atau menerima informasi verbal secara terulis sebagai pengganti percakapan. Informasi tertulis juga merupakan cara terbaik ketika percakapan verbal tidak dapat dilakukan secara langsung. Terdapat sekelompok orang yang mudah menerima informasi melalui gambar atau bagan diserta penjelasan secukupnya, sebagai pengganti percakapan verbal atau informasi tertulis. Terdapat sekelompok orang yang lebih mudah menerima informasi melalui video atau video animasi disertai penjelasan secukupnya sebagai pengganti cara berkomunikasi lainnya.
Kemampuan mengomunikasikan menjadi semakin mudah dan memiliki jangkauan luas seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Perangkat digital yang merambah pada hampir seluruh bidang kehidupan mendukung proses berkomunikasi menjadi „tanpa hambatan‟. Pada sisi lain, kemudahan melakukan komunikasi tersebut harus dilakukan dengan tetap menjaga etika komunikasi digital, dengan apa yang disebut kewargaan digital (digital citizenship).
Melalui perangkat (komunikasi) digital, memungkinkan:
1.   seseorang mencari alternatif solusi atas permasalahan yang dihadapinya;
2. seseorang mencari mitra kolaborasi untuk memodifikasi atau membuat produk baru/layanan kerja baru;
3. seseorang mengomunikasikan hasil kerja berupa produk/layanan kerja kepada orang lain, atau bahkan melakukan transaksi dan negosiasi.
Setidaknya, melalui perangkat digital memungkinkan seseorang mengomunikasikan kompetensi teknis yang dimiliki berikut gagasannya kepada orang lain. Melalui perangkat (komunikasi) digital memungkinkan seseorang menyampaikan informasi audio – visual yang diinginkan.
Pada dasarnya media komunikasi yang akan digunakan harus disesuaikan dengan jenis gagasan yang akan dikomunikasikan dan tujuan komunikasi. Tidak ada pilihan lain, kompetensi mengomunikasikan gagasan atau konsep tersebut harus dilakukan melalui presentasi digital sebagai media yang memungkinkan komunikasi menjadi semakin mudah dan luas, bahkan mendunia. Mempelajari perangkat digital harus dipandang sebagai upaya penguasaan keterampilan memanfaatkan alat komunikasi.
Kemampuan mengomunikasikan gagasan pada hakikatnya adalah kebutuhan semua orang. Dengan demikian, kemampuan mengomunikasikan gagasan adalah bagian dari kecakapan hidup (life skill).
Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital bagi siswa SMK merupakan alat untuk mengomunikasikan gagasan atau konsep melalui presentasi digital. Dalam fungsinya sebagai alat, mata pelajaran ini memberikan keterampilan penguasaan alat agar siswa mengetahui menggunakannya ketika diperlukan.
Sebagai alat, mata pelajaran ini memberikan banyak keterampilan penggunaan alat yang mungkin diperlukan. Bagi siswa kreatif, hanya menggunakan beberapa alat saja akan menghasilkan banyak karya beragam. Namun bagi siswa yang lain, perlu beberapa alat lainnya untuk dapat mengomunikasikan gagasannya.
Sasaran akhir adalah mengomunikasikan gagasan dengan BENAR, BAIK, dan INDAH.
Mengomunikasikan gagasan berbentuk karya (produk/layanan) dan berbagi pada orang lain adalah hakikat dari Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital: IDE – PRODUK – BERBAGI.
Kemampuan mengomunikasikan gagasan sama pentingnya dengan kemampuan menemukan gagasan. Mata pelajaran Simulasi Digital adalah alat, bukan tujuan.
Dalam mata pelajaran ini berlaku rumus: 1 + 2 + 3 ≠ 6.

E.  Rangkuman
1.    Ketika kita mampu menemukan masalah, pada saat itu secara tidak sengaja kita mengakui kenyataan yang ada pada kita, artinya kita menyadari adanya kekurangan. Menyadari kekurangan diri sendiri adalah perbuatan yang paling jujur. Seseorang dapat menipu orang lain, tetapi tidak dapat menipu dirinya sendiri.
2. Untuk mempertimbangkan berbagai ide yang akan dipilih sebagai solusi mengatasi/memecahkan masalah, seseorang memerlukan informasi atau pengetahuan.
3. Perilaku menentukan ide terpilih sesudah proses mempertimbangan satu demi satu ide/solusiyang ditemukan, merupakan perilaku arif (mempertimbangkan baik buruk, untung/rugi), akan membentuk sikap bijaksana.
4.  Ketika seseorang sudah dapat mengatasi/memecahkan masalah, seseorang akan menjadi orang yang cerdas sekaligus pandai. Cerdas, karena orang tersebut menemukan ide kreatif yang digunakan untuk mengatasi/memecahkan masalah. Pandai, karena orang tersebut mampu memanfaatkan informasi atau pengetahuan yang dimilikinya untuk mencari solusi. Seseorang menjadi bodoh manakala memiliki informasi atau pengetahuan atau peluang, tetapi tidak mampu memanfaatkannya untuk menemukan solusi. Siswa SMK, Jangan mendudukkan diri sebagai bagian dari masalah, dudukkanlah sebagai bagian dari solusi, yang merupakan perwujudan rasa tanggung jawab yang pada akhirnya membentuk karakter dan sikap bertanggung jawab.

  • Jangan pernah berhenti menemukan masalah untuk mendapatkan ide.
  • Jangan pernah berhenti bernalar untuk merumuskan ide menjadi gagasan.
  • Jangan pernah berhenti bernalar mengemas gagasan menjadi konsep.
  • Komunikasikan konsep dengan integritas yang tinggi, massal, dan, ‘mendunia’.


Minggu, 05 Juli 2020

Haflah Takharuj Al Khovida 18'20

Wisuda Santriwan-Santriwati
Pondok Modern Darul Ihsan
5 Juli 2020
---------------------------------------




Video Sambutan Wakil Wali Santri


Sambutan Wakil Wali Santri
Wisuda Santri PMDI 2020
Bismillahirrahmaanirrahiiim,
Assalaamu’alaikum warohmatullohi ta’ala wabarokatuh.
Alhamdulilllahirobbil aalaamiin, wa bihi nasta’inu ala umuriddunya waddin
Assholatu wasalaamu wa ala asrofil anbiyai wal mursaliin, sayyidina wa maulana wa habibina wa sayyidi rasulillahi Muhammadin sholallohu alaihi sholatu wasalaam, wa alihi wa sohbihi ajma’in.
Robbisrohli shodri wa yasirli amri wahlul u’dataminlisani yafqohu qauli, ma ba’du
Hadhiratul muhtaromin, al ustadz al hajj, Abah Kyai Haji Imam Mashadi selaku Pimpinan Yayasan Pondok Modern Darrul Ihsan, ingkang pinundi,
Hadhiratul muhtaromin, al ustadz al hajj, Abah Haji Ali Mustofa Izzat, Lc, M.Pdi selaku Direktur Pondok Modern Darrul Ihsan, ingkang ugi pinundi,
Hadhiratul muhtaromin, al ustadz al hajj, Abah Kyai Haji Nurkholis, S.Pdi, Para habbaib, Abah Kyai, Ummi Nyai, para sepuh, pini sepuh, ajisepuh,
Para jajaran assatidz, ustadz, ustadzah dan segenap pengelola Pondok Modern Darrul Ihsan,
Ibu Bapak para Wali Santri, dan juga kepada para santriwan-santriwati, serta hadiran sekalian rahimakumulloh,
Pertama dan utama mari kita munajatkan rasa syukur kehadirat Allohu Subhaanahu Wa Ta’ala atas segala rahmat, nikmat dan ridlo-NYA, hari ini kita diberikan kesempatan bermuwajahah, bersilaturahiim di majlis ini dalam keadaan sehat wal afi’at. Dan akan sangat menjadi afdol jika syukur ini kita ikrarkan bersama-sama, biqaulina, ..……
ALHAMDULILLAHIROBBIL AALAAMIIN.
Sholawatu ma’asalaam juga kita sampaikan kepada junjungan Nabi Besar Sayyidina Muhammad Sholallohu alaihi sholatu wasalaam, biqaulina ALLOHUMMA SHOLI WA SALIIM ALA SAYYIDINA MUHAMMAD WA ALA ALI SAYYIDINA MUHAMMAD.
Mudah-mudahan dengan sholawat ini menjadi sebab kita diakui sebagai ummatnya, menjadikan ummat yang istiqomah, dan pada akhirnya nanti mendapatkan syafa'atnya memasuki surga Alloh Subhaanahu Wa Ta'ala,
Terima kasih saya sampaikan kepada pembawa acara yang telah memberikan kesempatannya, untuk saya berdiri di sini menyampaikan sepatah-dua patah kata, mewakili ibu bapak Wali Santri.
Namun sebelumnya, ibu bapak Wali Santri mohon berkenan memberikan ijin dan ridlo nggih, saya mewakili Panjenengan semua.
Alhamdulillah, tidak terasa enam tahun sudah anak-anak kita telah ditempa, dibina, di gulowentah di pondok ini.
“Dan sekarang, saatnya mereka telah siap ditembakkan kemana saja, mereka telah siap untuk berbagi ilmu kepada siapa saja, kepada masyarakat, kepada segenap ummat.
Mereka telah ditempa, dengan disiplin ilmu keagamaan, ilmu pengetahuan baik jurusan IPS dan IPA tentunya mereka adalah anak Pondok Pesantren, mereka bisa menjadi Khatib, mereka bisa memberikan ceramah agama, mereka bisa mengajarkan ilmu agama, dan mereka juga siap untuk mengabdi sesuai disiplin ilmu jurusan mereka.
Anak-anakku santriwan-santriwati, para ustadz telah memberikan ajasthu/ijazah atas ilmu yang disampaikan, setelah selesai pendidikan dari Pondok Pesantren ini, tetap jaga sikap dan ketaqwaan kalian, jangan sampai ditemukan ada anak yang melawan kepada orang tuanya, jangan ada anak yang tidak mengerjakan shalat, jangan ada anak yang membuka auratnya, maka  ijazah atas ilmu yang kalian dapatkan bisa tidak akan membawa berkah.
“Diluar antum akan mendapatkan banyak sekali rintangan, tetaplah dan kuatkanlah selalu komitmen. Jaga adab dan etika, perilaku dan sopan santun!
Lanjutkan pendidikan antum ke jenjang yang lebih tinggi, jangan berhenti sampai disini saja, antum adalah penerus, kedepan orang yang berhasil adalah orang yang berilmu dan berwawasan tinggi, mudah-mudahan ilmu yang antum dapat dan sudah di ajasthu, didasari oleh ilmu agama di Pondok Pesantren Modern Darrul Ihsan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga derajad kalian’ khairunnas anfaahum linnas, akan tercapai.
Selamat berjuang, do’a kami bersamamu, sempatkan selalu juga do’a kepada para guru/ustadz/ustadzah, dan tetapkanlah kami terus dalam bayangan antum, sehingga menjadi motivasi keberhasilan antum. Man Jada wa jadda.
“Pondok Pesantren Modern Darrul Ihsan adalah lembaga pendidikan dan pengajaran yang semakin berkembang dan menjadi sangat baik. Pondok Pesantren adalah Gudangnya Ilmu, ilmu dunia maupun akhirat, Pondok ini adalah pintu menuju surga akhirat.
Semoga guru-guru, ustadz-ustadzah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, semangat untuk mengajar, semangat untuk memberikan ilmu kepadapara santri maupun kepada ummat, tetaplah sabar, tetaplah ikhlas dan ridhai atas segala ilmu yang telah diberikan kepada santri. Dan sisipkan do’a-do’a agar para santri menjadi penerus ulama yang mampu menyampaian ilmu kepada ummat.
Dengan, Bismillahirrahmaanirrahiim,
Subhaanallohu walhamdulillahi, laa ilaha ilalloh, Allohu akbar,
Allohu akbar walillahilhamdu,
Tawakaltu alallohi la haula wala quwwata ilabillahil aliyyil adhiim,..
diiringi suka-cita dan tangan terbuka kami terima kembali putra-putri kami, para santriwan-santriwati, dan pula dengan segala kerendahan hati, kami mohon ridlo serta maafkan atas segala kesalahan kami, juga para anak-anak kami. Semoga kelak mereka menjadi anak-anak yang sholeh wa sholehah, menjadi penerus ulama, pejuang agama Alloh, ...
Aamiin, ...
Akhiru kalam,
Aqulu qauli hadza, fastigfiruhu innahu huwal ghafururrahiim,
Billahitaufiq walhidayah, wabiridlo wal inayah,
Wassalaamu’alaikum warohmatullohi ta’ala wabarokatuh.

SofyanAsnawi

Foto Wisudawan Santriwan Pondok Modern Darul Ihsan
Payaman - Nganjuk - Jawa Timur
-----

Senin, 01 Juni 2020

Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020





Memperingati Hari Lahir Pancasila
1 Juni 1945 - 1 Juni 2020
Saya Indonesia, Saya Pancasila
Mengekspresikan Penghormatan, Penghargaan, Kebanggaan, Kecintaan, dan Menjunjung Nilai-Nilai Luhur Pancasila, Sekelompok Generasi Bangsa Indonesia telah mempedulikan diri memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2020. Aktualisasi diri yang patut untuk diacungi jempol, karena kepada mereka kita akan menyerahkan tongkat estafet pembangunan untuk mengisi kemerdekaan bagi nusa dan bangsa Indonesia.
Dipimpin oleh seorang santri "Muhammad Aziz Nurrahmaan", yang diikuti oleh sejumlah generasi cilik RT: 01/RW: 06 Kelurahan Cangkringan, Kec./Kab. Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Di dalamnya disampaikan amanah kepada mereka untuk menjadi Generasi Penerus Pembangunan yang berguna bagi Nusa dan Bangsa. Untuk itu mereka diharapkan memiliki semangat belajar yang tinggi.
Dalam kesempatan itu disajikan persembahan lagu Garuda Pancasila untuk menanamkan semangat Jiwa Pancasila sehingga mereka bisa menerapkan pada sendi-sensi kehidupan berbangsa dan bernegara, di kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga negara kita menjadi tanah air yang Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghofur, Aamiin.

Kamis, 20 Februari 2020

Latihan Soal Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran


KELOMPOK C3

1.       Suatu sistem kepegawaian, dimana untuk pengangkatan pertama didasarkan atas kecakapan yang berangkutan disebut...
a.        sistem prestasi kerja
b.       sistem kombinasi
c.        sistem karier
d.       sistem campuran
e.        direct system

2.       Berikut ini adalah 4 unsur dari definisi Pegawai negeri, kecuali.....
a.        Memenuhi syarat tertentu
b.       Diserahi kebebasan untuk menentukan tugas sesuai dengan keperluan
c.        Diangkat oleh pejabat yang berwenang
d.       Digaji menurut peraturan yang berlaku
e.        Diserahi tugas dalam suatu jabatan negeri

3.       Kedudukan yang menunjukkan tingkat seseorang PNS dalam rangkaian susunan kepegawaian dan digunakan sebagai dasar penggajian, adalah pengertian dari
a.        Kedudukan                                            
b.       Pangkat                                                
c.        Jabatan
d.       Posisi struktural
e.        Posisi fungsional

4.       Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi yang diberikan sebagai penghargaan kepada pegawai negeri sipil yang tewas atas pengabdian dan jasa-jasanya kepada negara dan bangsa...
a.        Regular                                                  
b.       Pengabdian                                            
c.        Istimewa
d.       Anumerta
e.        Pilihan

5.       Berikut ini adalah kewajiban Pegawai Negeri, kecuali....
a.        Wajib setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Pemerintah
b.       Wajib mentaati semua peraturan perundang-undangan
c.        Wajib menyimpan rahasia pribadi yang berhubungan dengan pekerjaan
d.       Wajib menjalankan tugas kedinasan
e.        Mentaati ketentuan jam kerja

6.       Kenaikkan pangkat sebagai penghargaan bagi PNS yang telah mencapai batas usia pensiun dan akan mengakhiri masa jabatannya sebagai PNS dengan hak pensiun disebut…
a.        Kenaikan Pangkat Pilihan
b.       Kenaikan Pangkat Istimewa
c.        Kenaikan Pangkat Reguler
d.       Kenaikan Pangkat Pengabdian
e.        Kenaikan Pangkat Anumerta

7.       Suatu penghargaan yang diberikan atas pengabdian pegawai negeri  sipil terhadap negara adalah …
a.        Pangkat
b.       Kepangkatan
c.        Jabatan
d.       Pegawai
e.        Kenaikan pangkat

8.       Jabatan yang tidak jelas atau tidak digambarkan dalam struktur organisasi tetapi, jabatan itu harus ada karena fungsinya yang memungkinkan kelancaran pelaksanaan tugas organisasi adalah..
a.             Jabatan struktural   
b.            Jabatan fungsional
c.             Jabatan pegawai
d.            Pengangkatan jabatan
e.             Kenaikan jabatan

9.       Dalam rangka menjamin kesegaran jasmani dan rohani, maka kepada pegawai negeri sipil setelah bekerja selama jangka waktu tertentu perlu diberikan cuti. Cuti yang merupakan hak pegawai negeri terdiri atas..., kecuali...
a.        Cuti tahunan
b.       Cuti besar
c.        Cuti bepergian
d.       Cuti sakit
e.        Cuti bersalin

10.    Cuti yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah bekerja sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun secara terus menerus, lamanya cuti 12 hari kerja adalah....
a.        Cuti tahunan
b.       Cuti besar
c.        Cuti bepergian
d.       Cuti sakit
e.        Cuti bersalin

11.    Yang merupakan prasrana dalam kantor ialah ...
a.        Meja 
b.       Ruang kantor 
c.        Alat tulis kantor 
d.       Kursi 
e.        computer

12.    Yang merupakan kegiatan untuk mencatat dan menyusun daftar barang-barang/bahan yang ada secara teratur menurut ketentuan yang berlaku ialah....
a.        Permintaan
b.        Inventarisasi
c.        Pengadaan
d.        Perencanaan
e.        Pencatatan

13.    Memberi dan melengkapi fasilitas untuk segala kebutuhan yang diperlukan dalam proses belajar mengajar salah satu tujuan dari...
a. administrasi sarana dan prasarana
b. perencanaan
c. pengadaan
d. permintaan
e. pemeliharaan

14.    standar sarana dan prasarana dalam setiap satuan pendidikan tercantum dalam pp no 19 tahun 2005 pasal berapa...
a. 43
b. 7
c. 21
d. 42
e. 15

15.    Menurut peraturan mendiknas tentang standar sarana dan prasarana SD/MI, SMP/MTS pada nomoi r 24 tahun berapa...
a. 2005
b. 2003
c. 2007
d. 2004
e. 2010

16.    Yang termasuk bahan tidak habus pakai adalah...
a. Meja
b. Spidol
c. Pulpen
d. Kertas
e. Tinta printer

17.    Gunakan prosedur pengelolaan sarana dan prasarana, ialah pengertian dari...
a. Inventarisasi
b. Pengadaan
c. Penyimpanan
d. Pemeliharaan
e. Penyusunan

18.    Sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses, ialah pengerian dari...
a. Sarana
b. Prasarana
c. Penyimpanan
d. Inventarisasi
e. Pengadaan

19.    Pemeliharaan yang dilakukan menurut jangka waktu tertentu, pengertian dari...
a. Pemeliharaan berkala
b. Pemeliharaan barang bergerak
c. Pemeliharaan sehari-hari
d. Pemeliharaan barang tidak bergerak
e. Inventarisasi

20.    Kegiatan yang dilakukan oleh satuan kerja atau petugas gudang  untuk menampung hasil pengadaan barang, pengertia dari....
a. Penyimpanan
b. Pemeliharaan
c. Penyusunan
d. inventarisasi
e. Pengadaan

21.    Aktiva di bawah ini yang tidak termasuk dalam kas adalah … .
a.        Cek mundur dari pelanggan.
b.       Uang dalam bentuk mata uang asing
c.        Cek dari pelanggan yang siap dicairkan
d.       Kas kecil
e.        Simpanan Giro di bank

22.    Pernyataan berikut ini tidak sesuai dengan pengelolaan dana kas kecil… .
a.        Digunakan untuk membayar jumlah pengeluaran yang relatif kecil
b.       Dibentuk dengan mengestimasi jumlah kas yang perlukan untuk pengeluaran yang relatif kecil selama periode tertentu
c.        Diisi kembali bila jumlah bila jumlah dana tersebut telah menurun ke jumlah minimum.
d.       Merupakan kelaziman bagi semua perusahaan,
e.        Untuk mencukupi kebutuhan pribadi pimpinan

23.    Dalam pembentukan dana kas kecil, besarnya jumlah dan sistem pencatatannya ditentukan oleh … .
a.        Bagian keuangan
b.       Bagian akuntansi
c.        Manajer keuangan.
d.       Bagian produksi
e.        Kasir

24.    Fungsi pemegang kas kecil sebaiknya dipisah dengan fungsi kas besar hal ini bertujuan … .
a.        Pemisahan fungsi menjadikan karyawan mendapatkan tugas yang jelas
b.       Menjamin keamanan dan akuntabilitas pengelolaan kas kecil
c.        Agar fungsi kas besar dapat bekerja dengan maksimal
d.       Pengawasan penggunaan check lebih mudah dilakukan
e.        Semuanya benar

25.    Dokumen yang berfungsi sebagai perintah pengeluaran kas dari fungsi akuntansi kepada fungsi kas besar yang tercantum dalam dokumen tersebut disebut … .
a.        Check
b.       Permintaan pengeluaran kas kecil
c.        Kuitansi
d.       Nota
e.        Bukti kas keluar

26.    Pihak yang berwenang untuk mengotorisasi bukti kas keluar adalah … .
a.        Dewan direksi
b.       Direktur utama
c.        Manajer keuangan
d.       Kepala bagian produksi
e.        Kasir kas besar

27.    Bukti kas keluar kaitannya dengan kas kecil biasanya digunakan dalam transaksi … .
a.        Pembelian perlengkapan dengan menggunakan dana kas kecil
b.       Pengembalian dana kas kecil karena terlalu besar
c.        Pengisian kembali dana kas kecil
d.       Penyesuaian akhir periode dana kas kecil
e.        Pencatatan selisih kas kecil

28.    Dokumen yang dibuat oleh kasir kas besar setelah bukti pengeluaran kas pembentukan dana kas kecil disetujui oleh direktur keuangan untuk dicairkan oleh bendahara kas kecil ke bank adalah … .
a.        Bukti kas keluar
b.       Faktur
c.        Cek.
d.       Bukti pengeluaran kas kecil
e.        Permintaan pengisian kembali kas kecil

29.    Dokumen yang merupakan bukti pengeluaran bagi pemegang dana kas kecil adalah … .
a.        Bukti kas keluar
b.       Nota tunai
c.        Permintaan pengeluaran kas kecil.
d.       Bukti pengeluaran kas kecil
e.        Permintaan pengisian kembali kas kecil

30.    Catatan akuntansi yang diperlukan pada saat pembentukan dana kas kecil adalah …
a.        Cash receipt journal
b.       Cash payment journal.
c.        Kas Register
d.       Purchase journal
e.        General journal

31.    Dibawah ini manakah yang bukan merupakan bagian penting dari pekerjaan humas dalam suatu organisasi?
a.        Membuat kesan
b.       Pengetahuan dan ketertarikan
c.        Keterampilan
d.       Penerimaan
e.        Simpati

32.    Bagaimana cara yang dilakukan oleh pemegang saham untuk menumbuhkan kepercayaan mereka kepada perusahaan ?
a.        Mengucapkan selamat kepada Pemegang saham baru
b.       Menunda-nunda pengiriman majalah berkala organisasi
c.        Tidak menepati janjinya
d.       Tidak melaksanakan tugasnya dengan maximal
e.        Bersikap kurang baik terhadap pemegang saham baru

33.    Manakah yang bukan merupakan hubungan dengan public ekstern ?
a.        Customer Relations
b.       Community Relations
c.        Government Relations
d.       Hubungan dengan media massa
e.        Hubungan dengan rekan kerja

34.    Berikut ini adalah sasaran humas ecara khusus, kecuali . . .
a.        Humas Pemerintahan
b.       Humas Negara
c.        Humas Industri dan Bisnis
d.       Humas Sosial
e.        Humas Profesi

35.    Yang bukan merupakan media cetak/media penyampaian adalah . . .
a.        Surat kabar
b.       Tabloid
c.        Majalah
d.       Koran
e.        Radio

36.    Perannya untuk merancang suatu program humas yang progresif, termasuk didalamnya mengadakan hubungan dengan pers, merupakan pengertian dari . . .
a.        Humas Organisasi Sukarela
b.       Humas Profesi
c.        Humas Organisasi Internasional
d.       Humas Sosial
e.        Humas Pemerintahan

37.    Berikut ini merupakan proses kegiatan humas, kecuali . . .
a.        Merancang peran tematik agar pesan yang disampaikan oleh organisasi memiliki keseragaman
b.       Melakukan segmentasi-segmentasi media
c.        Melakukan presentasi besar-besaran
d.       Komunikasi interaktif
e.        Iklan Multiguna

38.    Manakah yang bukan merupakan hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh seorang humas ?
a.        Menyalahgunakan kepercayaan
b.       Memberikan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan
c.        Dapat dipercaya
d.       Mengadakan kerjasama dengan individu.kelompok yang dapat merugikan individu lainnya
e.        Menggunakan metode, cara, manipulan yang dapat mengakibatkan oranglain akan kehilangan kebebasannya untuk bertindak sebagai respons

39.    Dibawah ini merupakan tugas pokok humas tentang penelitian-penelitian yang diadakan oleh IPRA, kecuali . . .
a.        Mencegah konflik dan salah pengertian
b.       Memperbaiki hubungan industrial
c.        Memasyarakatkan produk atau layanan
d.       Memancing permasalahan
e.        Menciptakan jati diri institusi

40.    Kata “ethics” berarti etika, yang berasal dari bahasa. . .
a.        Yunani
b.       Inggris
c.        Kanada
d.       Indonesia
e.        Perancis


SOAL URAIAN KELOMPOK C3
Jawablah Soal berikut dengan jelas !
1.   Dalam  menyampaikan laporan secara tertulis sebaiknya disertakan bukti pendukung.  Bukti pendukung apa saja yang harus dilampirkan ?
2.   Jelaskanlah pengertian penilaian kerja pegawai!
3.   Bagaimana tata cara pengadaan pegawai, jelaskan !